Lingkungan Hidup kita??

Semua orang pasti tahu apa itu lingkungan hidup, dari kecil kan kita selalu dan ngga akan pernah pisah sama yang namanya lingkungan hidup. Di pendidikan formal, dimulai dari TK kita udah di ajarkan bahwa membuang sampah itu harus di tempatnya, terus kita juga praktek. Di SD, kita belajar lebih, kita di kenalin cara ngerawat lingkungan sekeliling kita dan juga masalah-masalah yang terjadi. Di SMP mungkin ilmu kita juga makin nambah banyak, praktek juga udah di lakukan di sekolah. Apakah kita juga dapat pendidikan informal tentang lingkungan hidup? Tapi di lingkungan sekitar gimana, udahkah kita mempraktekan semua yang kita dapat itu?
Di bawah ada beberapa definisi yang moga-moga bias jadi sedikit pengetahuan secaara informal yang baca,, ^^

Lingkungan hidup bias didefiniskan sebagai:
1. Daerah di mana sesuatu mahluk hidup, hidup.
2. Keadaan/kondisi yang melingkupi suatu mahluk hidup.
3. Keseluruhan keadaan yang meliputi suatu mahluk hidup atau sekumpulan mahluk hidup, terutama:
1. Kombinasi dari berbagai kondisi fisik di luar mahluk hidup yang mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan kemampuan mahluk hidup untuk bertahan hidup.
2. Gabungan dari kondisi sosial and budaya yang berpengaruh pada keadaan suatu individu mahluk hidup atau suatu perkumpulan/komunitas mahluk hidup.

Oia, ini beberapa perjanjian yang di ikuti dan di laksanakan Indonesia : Biodiversitas, Perubahan Iklim, Desertifikasi, Larangan Ujicoba Nuklir, Dataran basah, Perubahan Iklim – Protokol Kyoto (UU 17/2004) Perlindungan Lapisan Ozon, Polusi Kapal, Perkayuan Tropis 83, Perkayuan Tropis 94, , Spesies yang Terancam, Sampah Berbahaya, Hukum Laut, Perlindungan Kehidupan Laut (1958) dengan UU 19/1961, dan yang terbaru adalah beberapa tahun lalu, yaitu konferensi pencegahan global warming di Bali.

Ingat.. Bukan keuntungan yang kita dapat kalo kita ngga ngerubah kebiasaan kita yang hanya teori, tapi ngga ada prakteknya, soalnya banyak kerugian yang bakal kita dapat kalo kita ngga ngejaga lingkungan, seperti : Banjir, Longsor, Kekeringan, banyak Penyakit berbahaya dan menular bermunculan, dll juga.

Ayo, gerakan jiwa dan raga kita untuk menjaga, melestarikan dan memperbaiki lingkungan hidup yang udah mau rusak ini.. Semoga hati kita tergerak dan kita bisa ngebawa bumi kita ini kearah yang lebih baik.. Shivaji!!! ^^

Leave a comment »

Sekilas tentang sejarah Global Warming

Tahukah kalian,, kalau Pemanasan global (atau yang lebih sering disebut Global Warming) itu udah terjadi di dua generasi? Secara sains, udah dibuktikan bahwa Global Warming pertama terjadi pada saat bumi yang dulunya disebut dengan Pangea terpecah-pecah karena banjir besar yang melanda bumi. Di dalam sejarah, saat itu adalah saat dimana sebelum masehi atau B.C.
Nah, Global Warming mulai muncul lagi setelah itu. Saat bumi mulai me-recovery dirinya, mulailah tumbuh kehidupan baru. Munculnya kehidupan baru, berarti juga mulailah kembali Global warming ke dunia ini.
Pemanasan Global atau Global warming, mulai menunjukan eksistensinya atau mencapai tingkat di atas normal di era industri dunia. Era industri yang kita kenal bermula dari negara Inggris yang terkenal dengan “The Black Country” mempercepat permasalahan Global warming ini. Limbah-limbah hasil dari perusahaan dan pembakaran, serpihan udara yang kotor mempercepat emisi gas karbon.
Mulai dekade 1900an mulai tercipta mobil-mobil, kendaraan cepat dan benda-benda yang melakukan pembakaran. Mulailah Global Warming semakin cepat dan semakin cepat. Teknologi yang berkembang semakin maju, limbah yang dikeluarkan juga semakin banyak dan merusak. Belum lagi masalah penebangan hutan secara ilegal memperparah global warming. Jadi,, mulai sekarang ayo kita kurangi penggunaan kendaraan pribadi yang menyumbangkan emisi gas karbon dan mengurangi penggunaan kertas, biar banyak pohon bisa tetap hidup dengan kita.. ^^

Edited by : teja J. Sarasvaty

Leave a comment »

9 Tips Mengurangi Pemakaian Kertas

01. Kurangi sampah dengan mengurangi penggunaan kertas untuk menyelamatkan hutan. Setiap harinya sampah kertas di dunia berasal lebih dari 27.000 batang kayu.

02. Pada jaman modern seperti sekarang, penghematan kertas dapat dilakukan dengan mengirim berita-berita maupun undangan lewat internet/email.

03. Pakai kertas dengan 2 sisi (bolak-balik) .

04. Kertas yang telah dipakai 2 sisi (bolak-balik) dan sudah tak terpakai lagi, kumpulkan dan berikan pada pemulung untuk dijual sebagai bahan kertas daur ulang.

05. Pakai lagi amplop dengan membaliknya, hal itu tak akan mengurangi rasa hormat anda pada penerima surat anda.

06. Pilih isi ulang pulsa dengan yang elektrik bukan gesek untuk menghemat penggunaan kertas.

07. Hematlah Pengunaan Tisu.

08. Pakailah kertas Daur Ulang untuk kegiatan sehari-hari.

09. Guru-guru dianjurkan untuk tidak terlalu sering menyuruh murid membuat makalah yang di cetak/ di print, Guru-guru bisa menggunakan alternatif seperti menyuruh membuat makalah yang dimasukan ke dalam CD atau Lakshmi Flashdisk.

Leave a comment »

My New Post

Bike to school is cool

Leave a comment »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Comments (1) »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.